Postingan

Superbarrio Gómez: "Superhero" Dunia Nyata dari Meksiko

Gambar
Superbarrio Gómez © 2011  Italo Rondinella Lebih cepat dari kereta bayi! Lebih kuat dari nenek-nenek!  Itulah Superbarrio Gómez , “superhero” sungguhan dari ibukota Meksiko. Mirip dengan superhero yang kita kenal selama ini dalam komik, ia tampil lengkap dengan kostum ketat warna merah yang menonjolkan bentuk tubuhnya yang jauh dari atletis, jubah, logo di dada, kancut kuning di luar, dan tentunya topeng untuk menutupi identitasnya. Topengnya bergaya luchador atau pegulat gaya bebas khas Meksiko. Namun tak seperti superhero di komik, yang diperanginya bukan para penjahat super atau alien dari luar angkasa, melainkan para pejabat dan polisi korup, tuan tanah dan juragan-juragan real estate yang suka menggusur rakyat kecil Meksiko. Superbarrio – barrio berarti kampung—memimpin demonstrasi-demonstrasi kaum miskin kota, berorasi dan hadir dalam perundingan-perundingan dengan para politisi, aktif dalam gerakan buruh, menggalang petisi menolak penggusuran, serta memperjuangkan tata ...

Dekadensi Kebudayaan? Atau Sekadar Gerundelan Penulis Tua?

Gambar
La civilización del espectáculo , Mario Vargas Llosa. Meksiko: Alfaguara, Februari 2012. ISBN 978-607-11-1766-3. 228 hlm. Buku esai terbaru Mario Vargas Llosa, La civilización del espectáculo ( Peradaban Hiburan atau bisa juga Peradaban Tontonan ) ini memukau, tetapi juga menggundahkan. Impresif, tetapi cukup bikin depresif. Membacanya memang terasa bagai gerundelan orang tua yang tidak lagi memahami budaya anak muda kontemporer, dan masih mengangankan “kebudayaan tinggi” sebagai ideal atas dekadensi kultural saat ini.  Pada pembukaannya (hlm. 13) tertulis: “Belum pernah sebelumnya sepanjang sejarah begitu banyak risalah, esai, teori, dan analisa ditulis mengenai kebudayaan sebanyak di zaman kita. Dan hal ini kian mengejutkan karena kebudayaan, dalam pengertian tradisional kata tersebut, justru pada zaman sekarang ini berada di ambang menghilang. Dan mungkin sudah menghilang…” Vargas Llosa meratapi bagaimana produk-produk kebudayaan telah menjadi hiburan semata, karya seni menjadi...

"Votán III. Daftar Pertanyaan yang Jarang Ditanyakan," oleh Subcomandante Marcos

Votán III. Daftar Pertanyaan yang Jarang Ditanyakan Yang ingin selalu kau ketahui (atau diingatkan) tentang Zapatista, Sekolah Kecil mereka, dan dampak potensial akibat menghadirinya. Juli 2013. Jadi, sepertinya sudah sedikit lebih jelas apa sih yang dipikirkan Zapatista ketika kami bicara soal sekolah kecil. Tapi kalian sekarang mungkin akan punya lebih banyak pertanyaan ketimbang jawaban. Barangkali kau tidak lagi khawatir soal alas kaki, tapi ada pertanyaan-pertanyaan lainnya. Terlintas padamu bahwa barangkali benar kata orang Zapatismo itu adalah pemberontakan abad ke-21, bahwa mereka piawai dalam segala yang berbau sibernetika (mereka bahkan punya seniman graffiti untuk dinding-dinding virtual). Jadi kau pun pergi ke warnet terdekat, menyalakan komputer, dan mencari “sekolah kecil Zapatista, keraguan, pertanyaan umum, FAQ dll.” Layar pun membuat, seperti kata orang, “manuver sibernetika yang elegan” untuk menghindari National Security Agency bule-bule Amrik itu, dan memasuki serve...